RUANGAKSELERASI.ID, MAKASSAR — Ikatan Keluarga Alumni Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar mendukung Presiden Prabowo Subianto sebagai pemimpin perdamaian dunia Islam atas upayanya mendamaikan konflik Israel dan Palestina.
Prabowo Subianto diketahui mendorong two state solution untuk perdamaian Palestina-Israel. IKA UIN Alauddin Makassar menilai, gagasan tersebut sudah tepat agar konflik di Jalur Gaza bisa teratasi.
“Kami IKA dan UIN Alauddin mendukung sepenuhnya peran Presiden Prabowo sebagai pemimpin dunia Islam dalam perdamaian dunia, khususnya dalam mengatasi krisis kemanusiaan di Gaza,” ujar Ketua Umum Badan Pengurus Pusat IKA UIN Alauddin, Idrus Marham di Makassar, Sabtu (15/11/2025).
Menurut Idrus Marham, upaya diplomasi yang dilakukan Presiden Prabowo dalam berbagai konflik menunjukkan komitmen Indonesia terlibat aktif mendamaikan dunia.
“Satu tahun kepemimpinan Presiden Prabowo telah menunjukkan kepemimpinan yang kuat terhadap perdamaian dunia. Kita masih ingat kunjungan luar negeri pertama presiden ke Mesir, di situ sudah menunjukkan jati diri Prabowo sebagai pemimpin dunia Islam,” tutur Idrus Marham.
Di sisi lain, Indonesia memiliki modal strategis, sebsgai populasi Muslim lebih dari 240 juta jiwa. Dengan itu, peran Prabowo Subianto sebagai pemimpin dunia Islam dinilai mampu diterima negara-negara lain.
“Indonesia adalah negara yang bebas dari konflik sektarian internal dan tidak memiliki hubungan politik yang membatasi posisi diplomatiknya. Suara Indonesia adalah suara moral,” jelas Idrus Marham.
Ia menambahkan bahwa kemandirian ekonomi dan politik Indonesia menjadi modal penting untuk menjalankan diplomasi keagamaan yang otentik, independen dari kepentingan luas.
Gelar Seminar Internasional
Sebagai langkah konkret, BPP IKA UIN Alauddin dan UIN Alauddin akan menggelar seminar internasional untuk menerjemahkan peran-peran strategis Prabowo dalam mendamaikan dunia. Agenda ini dijadwalkan 17 November 2025.
Seminar tersebut dijadwalkan berlangsung di kampus UIN Alauddin, Gowa, dengan menghadirkan Menteri Agama Nasaruddin Umar serta sejumlah pemikir dari luar negeri.
“Semintar internasional tentang perdamaian dunia ini pertama kali digelar di perguruan tinggi dan peserta yang akan hadir sebanyak 1.500 orang,” tandas Idrus Marham.
Idrus Marham menegaskan, UIN memiliki potensi besar untuk memberdayakan para guru besar di seluruh Indonesia dalam rangka mendukung Prabowo Subianto sebagai pemimpin dunia Islam.
“UIN dengan potensi yang sangat besar, alumni yang tersebar untuk diberdayakan dalam rangka mendukung Prabowo sebagai pemimpin dunia Islam untuk mengatasi krisis kemanusiaan di Gaza, perlu penanganan khusus. Diperlukan peran yang sangat strategis dan kita ingin Prabowo tampil sebagai pemimpin dunia Islam,” ujar Idrus Marham dalam keterangannya.
Sementara itu, Rektor UIN Alauddin Hamdan Juhannis menyebut seminar ini nantinya akan mengupas peran diplomatik Prabowo dan pertama kali dilakukan di lingkungan kampus.
“Peran diplomatik presiden Prabowo akan dibawa ke meja seminar menjadi peran akademik. Jadi kita mengambil peran diplomasi akademik untuk memastikan obsesi bapak presiden dalam perdamaian global,” jelas Hamdan Juhannis.(*)












