RUANGAKSELERASI.ID, PAREPARE — Momen perayaan ulang tahun PSM Makassar ke-110 nyaris berubah menjadi bencana dalam laga melawan Madura United pada Minggu sore (2/11/2025). Beruntung, Abdul Rahman berhasil membantu Juku Eja mengais sedikit poin dari pertandingan tersebut.
Meskipun PSM Makassar dapat tancap gas melalui serangan dari Alex Gomes, kedua belah pihak belum bisa mengutak-atik kedua sisi gawang dan kesulitan melepaskan tembakan. Madura United memilih merapatkan barisan, yang ternyata efektif untuk menghalau serangan dari Alex dan Savio Roberto.
Satu menit setelah Alex Gomes gagal menjebol gawang Madura United, giliran Lulinha yang berhasil memasukkan bola ke gawang PSM. Namun gol tersebut dianulir, karena kiper Juku Eja, Hilman Syah dilanggar oleh Joao Balotelli saat akan mengamankan bola.
Namun di akhir babak pertama Taufany Muslihuddin akhirnya dapat memanfaatkan celah di pertahanan PSM saat melakukan serangan balik. Taufany awalnya menyerahkan penyelesaian kepada Joao Balotelli, namun kemudian tendangan Balotelli tertepis, sehingga langsung disambut kembali oleh penggawa Timnas U-23 tersebut.
Gol tersebut tadinya sempat diperiksa menggunakan VAR, dengan tuduha Balotelli berada dalam posisi offside. Namun ternyata pemain asal Gunea Bissau tersebut masih berada di belakang Aloisio Neto sebagai pemain bertahan terakhir PSM, sehingga gol tetap dinyatakan sah.
Di babak kedua, PSM kembali mencoba peruntungan dengan tembakan dari Rifky Dwi Septiawan. Namun tendangan keras tersebut masih dapat dibaca oleh kiper Madura United, Miswar Saputra.
Di menit ke-64, Joao Balotelli hampir saja menambah penderitaan PSM setelah bola tendangannya gagal dihalau Hilam Syah. Beruntung, Aloisio Neto langsung sigap mengembalikan bola menjauh dari mulut gawang. Sepuluh menit kemudian Balotelli mencoba peruntungan lagi, namun kali ini mistar gawang menjadi kawan setia Hilman Syah.
Baru tiga menit jelang akhir waktu normal, PSM berhasil membuat seisi Gelora BJ Habibie gembira kembali. Memanfaatkan umpan crossing dari Ananda Raehan, Abdul Rahman langsung menyambut bola dan menanduknya ke gawang Madura United.
Jelang bubaran, Rifky Dwi Septiawan hampir saja mengembalikan keunggulan untuk PSM. Namun sayang Miswar Saputra juga masih dapat membaca tendangannya. Hingga peluit panjang berbunyi, tidak ada gol ekstra yang tercipta.
Pun demikian, hasil ini belum dapat menjauhkan kedua kubu dari belantara papan tengah BRI Super League 2025/2026, sehingga keduanya harus mencoba lagi.
Pekan depan (9/11) PSM bakal merantau ke Bali untuk menghadapi Bali United, sementara Madura United bakal pulang kampung dan menyiapkan perjamuan melawan Persijap Jepara. (*)












