Green Zakat BSI Raih Anugerah Utama ESG 2026

Green Zakat BSI Raih Anugerah Utama ESG 2026
FOTO: IST//ANUGERAH. PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) terus memperkuat pemberdayaan masyarakat melalui program Green Zakat.
banner 468x60

RUANGAKSELERASI.ID, JAKARTA — PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) terus memperkuat pemberdayaan masyarakat melalui program Green Zakat. Program tersebut mengembangkan zakat produktif tidak hanya dalam bentuk bantuan modal, tetapi juga melalui pendampingan dan penguatan kapasitas masyarakat untuk membangun usaha secara mandiri dan berkelanjutan.

Salah satu program yang dikembangkan BSI yakni Kampung Usaha Gula Aren di Kabupaten Cianjur. Program ini mengintegrasikan pemberdayaan ekonomi masyarakat dengan prinsip keberlanjutan lingkungan melalui pemanfaatan potensi nira aren sebagai sumber penghasilan masyarakat.

Pelaksanaan program dilakukan secara bertahap, mulai dari pembentukan dan penguatan kelompok usaha, pelatihan, penyediaan permodalan, hingga pendampingan untuk meningkatkan kualitas produk dan memperluas akses pasar. BSI bersama mitra juga membantu penerima manfaat dalam memenuhi aspek legalitas dan memperkuat tata kelola usaha.

Bacaan Lainnya

Program Green Zakat tersebut melibatkan berbagai pemangku kepentingan, di antaranya BUMDes, kelompok tani dan tokoh masyarakat. Kolaborasi ini diharapkan memberikan efek berganda bagi perekonomian lokal sekaligus memperkuat kemandirian penerima manfaat.

Dari program tersebut, sebanyak 92 penerima manfaat tercatat sebagai petani aktif binaan. Penjualan gula aren juga telah mencapai lebih dari Rp1,025 miliar dengan dukungan pengelolaan sekitar 49 hektare lahan aren.

Selain meningkatkan pendapatan masyarakat, program ini mendorong keterlibatan petani lokal dalam ekosistem produksi dan pemasaran. Produk gula aren yang dihasilkan juga dikembangkan agar memiliki nilai tambah dan mampu bersaing di pasar.

Atas implementasi tersebut, BSI meraih Anugerah Utama Sektor Perbankan Implementasi Zakat Hijau Kampung Usaha Gula Aren Cianjur dalam ajang IDX Channel Anugerah ESG 2026.

Penghargaan tersebut diserahkan kepada SVP ESG BSI, M. Syukron Habiby. Penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi atas upaya BSI mengintegrasikan prinsip environmental, social, and governance (ESG) ke dalam strategi bisnis dan pemberdayaan masyarakat.

Wakil Direktur Utama BSI, Bob T Ananta, mengatakan, peran BSI tidak hanya sebagai mitra finansial, tetapi juga sebagai sahabat sosial dan lingkungan melalui optimalisasi green zakat.

“Inilah yang menjadi peran BSI yang tidak hanya mitra finansial, melainkan sebagai sahabat sosial dan lingkungan melalui optimalisasi green zakat,” katanya.

Menurutnya, zakat dapat dikembangkan bukan hanya sebagai instrumen pengentasan kemiskinan, tetapi juga sebagai penggerak ekonomi hijau yang berkelanjutan.

Ke depan, BSI akan terus memperluas implementasi Green Zakat melalui program pemberdayaan masyarakat berbasis potensi lokal di berbagai daerah. Upaya tersebut menjadi bagian dari komitmen perseroan dalam memperkuat ekonomi umat sekaligus mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) melalui keuangan syariah yang inklusif dan berkelanjutan. (*)

Pos terkait