Game Edukatif Efektif Tingkatkan Kesadaran Gizi dan Pencegahan Anemia Siswa Sekolah Dasar

IMG 20251215 WA0017

RUANGAKSELERASI.ID, SINGARAJA— Penelitian yang dilakukan oleh dosen Universitas Pendidikan Ganesha yang diketuai Nabila Amelia Hanisyah Putri M.Keb, membuktikan bahwa metode game-based education melalui permainan Ular Tangga SEHATI efektif meningkatkan kesadaran siswa sekolah dasar terhadap gizi seimbang dan risiko anemia.

Temuan ini menjadi jawaban atas masih rendahnya kesadaran anak usia sekolah terhadap pola makan sehat yang berdampak pada tumbuh kembang dan prestasi belajar.

Penelitian ini menggunakan desain quasi-experimental dengan pendekatan pretest–posttest with control group yang melibatkan 60 siswa kelas V dan VI SD Muhammadiyah Singaraja.

Bacaan Lainnya

Sebanyak 30 siswa mengikuti intervensi permainan edukatif, sementara 30 siswa lainnya menjadi kelompok kontrol. Hasil analisis menunjukkan peningkatan signifikan pada seluruh aspek kesadaran diri (self-awareness) siswa di kelompok eksperimen, meliputi kesadaran pola makan sehat, pemahaman kebutuhan zat besi dan risiko anemia, serta kesadaran untuk bertindak menjaga kesehatan.

Peningkatan paling tinggi terjadi pada aspek kesadaran mengenai zat besi dan risiko anemia. Nilai effect size yang berada pada kategori besar hingga sangat besar menunjukkan bahwa permainan edukatif tidak hanya berdampak secara statistik, tetapi juga memiliki pengaruh praktis yang kuat dalam membentuk kesadaran kesehatan siswa.

Sebaliknya, kelompok kontrol tidak menunjukkan perubahan bermakna selama periode penelitian.

Menurut peneliti, permainan Ular Tangga SEHATI mampu menyampaikan konsep gizi dan anemia secara visual, kontekstual, dan menyenangkan, sehingga lebih mudah dipahami anak-anak dibanding metode edukasi konvensional.

Melalui pengalaman bermain, siswa tidak hanya memperoleh pengetahuan, tetapi juga terdorong untuk merefleksikan kebiasaan makan dan mengambil keputusan kesehatan yang lebih baik dalam kehidupan sehari-hari.

Hasil penelitian ini menegaskan bahwa game-based education berpotensi menjadi strategi edukasi kesehatan yang inovatif dan aplikatif di lingkungan sekolah dasar.

Pendekatan ini dinilai relevan untuk mendukung upaya promotif–preventif pencegahan anemia sejak usia dini serta dapat dikembangkan lebih lanjut sebagai media pembelajaran kesehatan di sekolah.(*)

 

 

Pos terkait