Ditahan Imbang Semen Padang, PSM Perpanjang Rekor 7 Kali Tidak Pernah Menang

PSM
FOTO: DOK.SPFC//Pemain PSM Yuran Fernandes (kanan) saat melawan Semen Padang di Gelora B.J. Habibie, Parepare, Senin (2/2/2026) malam.

RUANGAKSELERASI.ID, MAKASSAR — PSM Makassar tidak mampu berbuat banyak saat menjamu Semen Padang FC di Gelora B.J. Habibie, Parepare, Senin (2/2/2026) malam. Meski sebagai tuan rumah, PSM hanya mampu meraih hasil imbang 0-0.

Dengan hasil ini, PSM Makassar masih berada di papan bawah dan bertahan di peringkat ke-13 Super League 2025-2026 dengan 20 poin. Hasil dari empat kali menang, delapan kali seri dan tujuh kali kalah.

Hasil ini memperpanjang rekor PSM Makassar tak kunjung menang dalam tujuh pertandingan terakhir Super League. PSM Makassar terakhir meraih kemenangan saat mengalahkan tuan rumah Persis Solo dengan skor 4 – 3 di Stadion Manahan pada 29 November 2025 lalu.

Bacaan Lainnya

Kinerja buruk PSM Makassar yang begitu digdaya pada awal kompetisi ikut berimbas ke sang pelatih Tomas Trucha. Suporter mulai mengevaluasi kinerja Tomas Trucha yang dianggap gagal mengangkat performa PSM Makassar sepeninggal Bernardo Tavares. Padahal, Tomas Trucha datang ke PSM Makassar dengan rekor apik setelah meraih kemenangan beruntun kala melawan PSBS Biak dan Persis Solo.

Bahkan pemain PSM Makassar, Dzaky Asraf tak mampu menyembunyikan kekecewaannya saat sesi konferensi pers usai laga melawan Semen Padang FC di Stadion BJ Habibie Parepare. Dzaky mengatakan, meskipun tim telah bekerja keras di lapangan, hasil imbang ini sulit untuk diterima sebagai sebuah kesuksesan.

Bagi para pemain, kegagalan meraih poin penuh di Stadion Gelora BJ Habibie terasa seperti kehilangan poin berharga dalam upaya mereka bangkit dari keterpurukan.

“Kami sebagai pemain juga sudah bekerja keras. Tentunya kami bekerja keras untuk mendapatkan hasil yang kita inginkan, tetapi kami tahu hasil yang kita dapatkan malam ini bukan yang sebenarnya kita inginkan,” kata Dzaky dengan nada kecewa.(*)

Pos terkait