BSI Salurkan Zakat Rp289 Miliar untuk Ekonomi Umat

BSI Salurkan Zakat Rp289 Miliar untuk Ekonomi Umat
FOTO: IST//EKONOMI UMAT. PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) menyalurkan dana zakat sebesar Rp289 miliar kepada Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI.

RUANGAKSELERASI.ID, MAKASSAR — PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) menyalurkan dana zakat sebesar Rp289 miliar kepada Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI.

Penyaluran zakat tersebut terdiri dari Rp250,3 miliar zakat perusahaan dan Rp39,5 miliar zakat pegawai, yang secara simbolis diserahkan oleh Direktur Utama BSI Anggoro Eko Cahyo kepada Ketua BAZNAS RI Sodik Mudjahid, kemarin.

Jumlah zakat yang disalurkan BSI pada 2025 ini meningkat 7,77 persen secara tahunan (year on year/YoY), mencerminkan konsistensi perseroan dalam memperkuat kontribusi sosial seiring pertumbuhan kinerja bisnis. Secara kumulatif, sejak berdiri pada 2021 hingga 2025, total zakat yang telah disalurkan BSI mencapai Rp1,07 triliun.

Bacaan Lainnya

Anggoro menegaskan, zakat menjadi bagian penting dari strategi perusahaan dalam menciptakan dampak ekonomi berkelanjutan. “Sebagai bank syariah terbesar di Indonesia, kami tidak hanya fokus pada pertumbuhan bisnis, tetapi juga memastikan kebermanfaatan bagi masyarakat. Zakat kami posisikan sebagai instrumen strategis untuk memperkuat ekonomi umat,” ujarnya.

Sepanjang 2025, dana zakat BSI telah menjangkau lebih dari 1,2 juta penerima manfaat melalui lebih dari 40 program di berbagai sektor, mulai dari ekonomi, pendidikan, kesehatan, kemanusiaan, hingga dakwah dan advokasi.

Dalam penyalurannya, BSI berkolaborasi dengan BAZNAS RI dan BSI Maslahat melalui berbagai program pemberdayaan, seperti pengembangan 77 Desa BSI dan sentra UMKM di seluruh Indonesia, program beasiswa BSI Scholarship bagi lebih dari 10 ribu pelajar dan mahasiswa, hingga pengelolaan Rumah Qur’an.

Ketua BAZNAS RI Sodik Mudjahid menyampaikan apresiasi atas kontribusi BSI yang konsisten menjadi kontributor terbesar zakat korporasi.Dia menjelaskan kesiapan BAZNAS untuk mengoptimalkan distribusi dana tersebut melalui program-program yang berdampak luas bagi penguatan ekonomi umat.

Selain penyaluran zakat, BSI juga terus memperluas kemudahan layanan ZISWAF bagi masyarakat melalui berbagai kanal, baik offline di lebih dari 1.100 kantor cabang maupun secara digital melalui ATM, QRIS, BSI Mobile, hingga superapps BYOND by BSI.

“Melalui fitur “Berbagi”, masyarakat kini dapat menyalurkan zakat, infak, sedekah, dan wakaf dengan lebih praktis karena telah terintegrasi dengan puluhan lembaga amil zakat resmi,” terang dia.

Sepanjang 2025, penghimpunan dana ZISWAF melalui berbagai channel BSI mencapai Rp236 miliar dengan total 10,5 juta transaksi. Tren positif juga berlanjut pada 2026 dengan peningkatan penghimpunan setiap bulannya. Kinerja keuangan BSI yang solid turut menopang kontribusi tersebut.

Pada 2025, perseroan membukukan laba sebesar Rp7,57 triliun atau tumbuh 8,02 persen YoY, dengan jumlah nasabah mencapai 23 juta. Ke depan, BSI berkomitmen untuk terus memperluas dampak sosial melalui optimalisasi penghimpunan dan penyaluran ZISWAF, sekaligus memperkuat ekosistem keuangan syariah yang inklusif dan berkelanjutan di Indonesia. (*)

Pos terkait