BORNEO FC vs PSM MAKASSAR: Duel Panas Penutup Putaran Pertama

borneo
INT

RUANGAKSELERASI.ID, MAKASSAR —- Masuk bulan pertama di tahun 2026, PSM Makassar dijadwalkan lakoni tiga pertandingan. Tak cuma krusial, tapi juga akan menjadi penentu posisi mereka di klasemen akhir putaran pertama BRI Super League 2025/2026.

Tak pelak, fokus dan ketahanan fisik jadi tugas utama bagi pelatih kepala Tomas Trucha. Ujian pertama Juku Eja akan tersaji pada Sabtu (3/1/2026) besok, saat mereka bertandang ke markas tim papan atas Borneo FC Samarinda yakni Stadion Segiri.

PSM Makassar datang dengan motivasi tinggi meski performa tandang belum sepenuhnya stabil. Juku Eja diperkirakan mengandalkan permainan disiplin dan serangan balik cepat untuk meredam agresivitas tuan rumah.

Bacaan Lainnya

Menghadapi Pesut Etam di kandangnya jelas bukan perkara mudah, mengingat anak asuh Joaquin Gomez tersebut dikenal punya rekor kandang sangat impresif sejauh ini. Dari 8 partai, mereka menang 7 kali dan hanya takluk sekali.

Lebih jauh, Borneo FC juga tengah mengusung misi kembali ke puncak klasemen sementara. Takluk 3-2 saat melawat ke markas Malut United di hari Minggu (28/12/2025) lalu membuat mereka turun ke peringkat dua, disalip oleh Persib Bandung yang sukses membekuk PSM dengan skor 1-0 pada Sabtu (27/12/2025).
Guna mewujudkan ambisi tersebut, skuad berjuluk Pesut Etam ini menargetkan kemenangan penuh dalam dua laga tersisa di putaran pertama musim ini.

Pelatih Borneo FC, Fabio Lefundes, mengakui saat ini timnya tertahan di posisi kedua setelah digeser oleh Persib Bandung. Meski demikian, perolehan poin kedua tim saat ini masih identik, yakni mengoleksi 34 poin.

“Kita tau Borneo FC sama dengan Persib Bandung (posisinya). Sebenarnya kita di posisi dua karena head to head mungkin kalah,” kata Fabio Lefundes dilansir dari laman resmi Borneo FC, Kamis (1/1/2026).

Pelatih asal Brasil itu menegaskan Borneo FC wajib meraih hasil maksimal dalam dua laga sisa putaran pertama. Sebab, tambahan poin penuh akan membuka peluang lebar bagi timnya untuk kembali bertakhta di posisi teratas.

“Pada saat kita ketemu lawan yang bukan fight di papan atas kita harus curi poin di situ,” katanya.

Kendati demikian, Fabio Lefundes mengungkapkan bahwa kondisi internal Borneo FC saat ini sedang kurang ideal lantaran sejumlah pemain mengalami cedera. Situasi ini diakuinya menjadi tantangan berat dalam menjaga konsistensi tim.

“Kami tau juga ada beberapa main cedera. Dengan kompetisi sepak bola di Indonesia kehilangan pemain penting pasti sulit buat kita,” tutup Lefundes.(*)

Pos terkait