RUANGAKSELERASI.ID, MAKASSAR — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) kembali mengingatkan masyarakat Sulawesi Selatan untuk mewaspadai cuaca ekstrem. Peningkatan curah hujan diprediksi terjadi hingga awal tahun mendatang.
Fenomena hidrometeorologi diperkirakan meningkat seiring perubahan pola angin baratan. Kondisi ini memicu potensi hujan lebat dan angin kencang di beberapa wilayah.
“Kami melihat pola curah hujan mulai menguat di pesisir barat Sulsel,” ujar Andi Cahyadi Kepala Stasiun Meteorologi Maritim Paotere Makassar dalam Program Kentongan, Selasa (25/11/2025).
Ia menjelaskan bahwa faktor angin baratan dan suhu laut hangat memperbesar pembentukan awan hujan.
“Efek siklon tropis dari wilayah Australia juga mempengaruhi cuaca kita,” lanjutnya saat menjelaskan kondisi terkini. Ia menegaskan bahwa masyarakat perlu lebih waspada memasuki Desember hingga Januari.
BMKG juga menekankan pentingnya pemantauan wilayah rawan banjir dan longsor. Informasi peringatan dini diperbarui setiap hari dan dibagikan ke seluruh pemerintah daerah.
Sejumlah kabupaten di pesisir barat disebut memiliki potensi hujan lebih tinggi. Wilayah Makassar, Maros, Pangkep, Parepare hingga Pinrang masuk perhatian utama.
Masyarakat diminta menghindari aktivitas berisiko di wilayah lereng dan bantaran sungai. Pemerintah daerah diimbau memperkuat kesiapsiagaan menghadapi cuaca ekstrem.(*)












