Bank Indonesia Perkuat Kedaulatan Rupiah di Era Pembayaran Digital

PINGGIR BANK INDONESIA
FOTO: IST//MERDEKA. Asmo Sulsel menggelar Convoy Merdeka dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81.
banner 468x60

RUANGAKSELERASI.ID, MAKASSAR — Bank Indonesia menegaskan bahwa Rupiah bukan sekadar alat pembayaran, tetapi juga instrumen strategis dalam menggerakkan perekonomian, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, sekaligus menjaga persatuan dan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Komitmen tersebut kembali ditegaskan Deputi Gubernur Bank Indonesia, Ricky P. Gozali, saat membuka Festival Rupiah Berdaulat Indonesia (FERBI) 2026 di Istora Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Jumat (14/8/2026).

FERBI 2026 yang berlangsung pada 14–16 Agustus menjadi momentum bagi Bank Indonesia untuk memperkuat kesadaran masyarakat terhadap peran Rupiah, di tengah pesatnya perkembangan transaksi dan pembayaran digital.

Bacaan Lainnya

“Di setiap lembar dan keping uang yang beredar, Rupiah telah menjadi simbol persatuan dan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Tidak hanya di uang tunai, Rupiah juga berdaulat sebagai satuan nilai dalam ekosistem pembayaran digital,” tegas Ricky.

Ia mengajak masyarakat memanfaatkan momentum kemerdekaan untuk semakin memperkuat semangat Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah. Menurutnya, “Cinta Rupiah” diwujudkan dengan merawat dan menjaga Rupiah.

Sementara “Bangga Rupiah” ditunjukkan dengan menggunakan Rupiah dalam setiap transaksi sebagai bentuk kedaulatan bangsa. Adapun “Paham Rupiah” diwujudkan melalui pemahaman terhadap peran Rupiah dalam perekonomian serta penggunaannya secara bijak.

“Semangat Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah harus terus diperkuat agar masyarakat memahami bahwa Rupiah memiliki peran penting dalam menopang perekonomian Indonesia,” ujarnya.

Sebagai gelaran tahunan, FERBI menjadi wadah kolaborasi strategis dalam pengelolaan uang Rupiah. Memasuki penyelenggaraan kelima, FERBI 2026 melibatkan berbagai mitra, mulai dari Tentara Nasional Indonesia (TNI), Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri), Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Kementerian Perhubungan, Badan Koordinasi Pemberantasan Rupiah Palsu (BOTASUPAL), perbankan hingga asosiasi. (*)

Pos terkait